7 ketua BEM mampir di Indonesia Leadership School

Istilah Leadership pasti sudah tidak asing lagi di dengar di telinga mahasiswa. Leadership yang diadopsi dari kata leader yang artinya pemimpin. Pemimpin memiliki makna seseorang yang bisa membawa orang-orang lain mengikutinya dengan cara mereka masing-masing. Pada dasarnya semua orang adalah pemimpin, dari bentuk pemimpin yang paling kecil yaitu pemimpin diri sendiri yang kemudian berkembang untuk memimpin orang lain. Tentu saja untuk berkembang memimpin orang lain dibutuhkan yang namanya kompetensi. ILS merupakan salah satu kegiatan BEM FT UNY untuk meningkatkan kompetensi tersebut.

Indonesia Leadership school (ILS) diselenggarakan di salah satu Homestay desa wisata kaki langit mangunan pada 21-22 Okt 2017. Tujuannya adalah untuk melatih mahasiswa Leadership FT UNY supaya memiliki kompetensi yang cukup dalam hal Leadership. Mahasiswa dibekali dengan materi-materi yang sudah disiapkan oleh panitia. Tidak hanya materi yang disampaikan oleh pembicara tapi juga materi yang disisipkan dalam tiap sesi di acara tersebut. Contohnya, ketika datang peserta ILS tidak langsung diberi materi oleh pembicara namun, diminta untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar supaya mereka bisa beradaptasi dan nyaman. Setelah itu mereka diminta menjelaskan apa yang mereka pelajari dan dilanjutkan materi oleh pembicara.

Salah satu sesi yang menonjol adalah sebuah sesi dimana hadirnya 7 ketua BEM yang ada di UNY sebagai pemateri. Ketua-ketua bem ini memberikan materi Leadership dari sudut pandang masing-masing. Keanekaragaman yang ada di UNY akan membuat peserta ILS lebih membuka pikiran mereka akan konsep Leadership. “acaranya seru banget, apalagi bisa ketemu sama ketua-ketua bem yang WOW” kata Aryan salah satu peserta camp ILS.

Sementara itu Damar salah satu panitia ILS mengungkapkan bahwa acara ILS tersebut memiliki inovasi konsep yang berbeda pada tahun ini”kita memiliki konsep yang baru pada tahun ini dimana para peserta diberikan waktu untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar dan mengenal keadaan masyarakat disana karna, salah satu kompetensi pemimpin adalah kemampuan untuk beradaptasi” katanya.

Kegiatan ILS diakhiri dengan kata-kata penutupan oleh Dr. Giri Wiyono, M.T. selaku wakil dekan III bidang kemahsiswaan “Semoga apa yang dilaksanakan disini bisa menambah kompetensi mahasiswa calon pemimpin dari Fakultas Teknik menjadi lebih baik.” tutupnya

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan pesan ya ...