International Women’s Day: Wanita Cerdas Penggerak Kemajuan Bangsa

BEM FT UNY melalui Departemen Kajian, Riset, dan Politik (Karispol) telah mengikuti aksi damai dalam rangka peringatan hari perempuan internasional yang digiatkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM Rema UNY. Aksi damai berlangsung di kawasan Pasar Sunday Morning (Sunmor) UGM dari pukul 09.00-10.00 WIB. Sebanyak 10 mahasiswi UNY turut andil meramaikan aksi. Melalui tema “Perempuan Pondasi dunia”, diharapkan dapat menjadi pesan betapa pentingnya peran perempuan di mata dunia. Roundtext berbunyi “Wanita cerdas, wanita terdidik” dan “Happy International Women’s Day” menjadi daya tarik aksi yang juga diwarnai dengan pembacaan puisi dan argumentasi.

Aksi ini sekaligus menjadi peringatan hari wanita Indonesia yang jatuh tanggal 9 Maret. Peringatan hari perempuan internasional mengingatkan kembali bahwa Pemerintah Indonesia telah menyepakati implementasi isu-isu perempuan 20 tahun yang lalu. Isu tersebut antara lain isu kekerasan, politik, kesehatan, pers, kemiskinan, pendidikan, wilayah konflik, ekonomi, lingkungan, institusi yang memajukan perempuan, reproduksi, serta anak perempuan. Hari peringatan perempuan menjadi semangat bagi kaum perempuan untuk turut ambil bagian dalam pembangunan bangsa.

“Kami berikhtiar supaya kami teguh sungguh, sehingga kami sanggup diri sendiri. Menolong diri sendiri. Dan siapa yang dapat menolong dirinya sendiri, akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna pula.” –R.A. Kartini- Dalam rangka peringatan hari perempuan internasional pada tanggal 8 Maret dan peringatan hari wanita Indonesia pada tanggal 9 Maret, BEM FT UNY menghimbau perempuan Indonesia melalui gerakan 3B (Belajar, Berkarya, Bangun Negeri). Perempuan Indonesia harus menjadi perempuan cerdas yang senantiasa belajar untuk menambah wawasan dan mengasah budi pekerti, menjadi pendidik bagi putra-putrinya, serta menjadi pilar yang mengokohkan keluarga. Perempuan juga mampu berkarya di luar rumah tanpa meninggalkan peran utamanya dalam keluarga. Guru, dosen, peneliti, politikus, relawan sosial, ekonom, dan berbagai bidang profesi lainnya dapat ditekuni oleh perempuan. Perempuan melalui kecerdasan dan kehalusan budinya mampu menjadi penggerak bagi kemajuan bangsa. Dan dengannya, perempuan telah memiliki andil besar dalam membangun bangsa Indonesia.
Salam JAWARA!
Kajian, Riset, dan Politik BEM FT UNY 2015
Umi Puji Lestari (085799352258)

Tinggalkan pesan ya ...